Selain menjaga kebersihan dan mengatur waktu penggunaan layar, asupan nutrisi juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mata. Makanan kaya vitamin A seperti wortel, bayam, dan ubi jalar membantu menjaga fungsi retina. Sementara itu, vitamin C dan E dari buah jeruk, alpukat, serta kacang-kacangan berfungsi sebagai antioksidan alami yang melindungi sel-sel mata dari kerusakan akibat paparan cahaya berlebih. Omega-3 yang terdapat pada ikan seperti salmon atau tuna juga mendukung kelembapan dan elastisitas mata.
Pola hidup sehat turut memengaruhi kondisi penglihatan. Tidur yang cukup memberikan waktu bagi mata untuk beristirahat dan memperbaiki sel-selnya. Hindari kebiasaan menatap layar ponsel dalam posisi berbaring di tempat gelap, karena hal tersebut dapat membuat mata bekerja lebih keras. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki juga membantu memperlancar sirkulasi darah, termasuk ke area mata, sehingga fungsinya tetap optimal.
Selain itu, penting untuk membatasi penggunaan gawai sebelum tidur. Cahaya biru dari layar elektronik dapat mengganggu ritme tidur alami dan membuat mata sulit beradaptasi dengan kegelapan. Gunakan pencahayaan yang lembut pada malam hari dan berikan waktu setidaknya 30 menit tanpa layar sebelum tidur. Dengan kombinasi antara pola makan bergizi dan gaya hidup seimbang, mata dapat tetap sehat dan penglihatan tetap tajam meskipun hidup di era digital.
